ada sebuah kisah yang diambil dari kisah nyata dan mungkin mirip dengan kejadian sesungguhnya
bahwa ada seorang lelaki suami istri yang datang kepada seorang Habib atau seorang Ustadz
lalu pria tersebut menceritakan masalah keluarganya, yang memang mereka mau membuka suatu usaha atau mau berdagang, dan tentunya mereka minta di doakan oleh guru atau habib tersebut, kemudian guru tersebut memberikan doa yang di amini keluarga tersebut
dan nasihat agar ibadah kepada Allah jangan lupa, bertobat dan jangan melakukan dosa , dan banyak bersedekah
dan kemudian memberikan atau menijazahkan doa yang harus di baca untuk waktu tertentu
dengan niat tentu saja agar Allah mengampuni dosa nya
diberikan rejeki yang banyak
dagangannya laku
dll
Fenomena bertemu guru-guru atau habib yang memberikan amalan-amalan atau zikir-zikir yang mengajarkan atau menyarankan untuk melakukan bacaan-bacaan tertentu agar mendapatkan rezeki yang berlimpah
uang yang banyak dan tidak pernah putus, disegani lawan dan dicintai kawan
hidup yang senang , maka mereka menawarkan
wiridan. atau sholawatan yang dibaca dengan jumlah tertentu
dan banyak pengalaman yang mengamalkannya,
dan banyak yang menceritakan
benar memang dengan ijin Allah
membuat rejeki lancar, dan berasa dagangan tambah laku dan tambah ramai
di hormati lawan nya yang dulu meremehkannya
berikut contoh potongan nya
______________
dan ketahuilah, itu memang benar bisa terjadi, sesmua tentunya dengan ijin Allah SWT
Kepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (golongan) itu (yang menginginkan akhirat), Kami berikan bantuan dari kemurahan Tuhanmu. Dan kemurahan Tuhanmu tidak dapat dihalangi.
Barangsiapa menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambahkan keuntungan itu baginya dan barangsiapa menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian darinya (keuntungan dunia), tetapi dia tidak akan mendapat bagian di akhirat.
Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di (dunia) ini apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki. Kemudian Kami sediakan baginya (di akhirat) neraka Jahanam; dia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.
spertinya sudah cukup 3 dalil diatas
gak perlu berpanjang kalam,
lalu bagaimana dengan Sholat Dhuha???
"Barang siapa yang mengerjakan sholat dhuha dua rakaat, maka tidak akan dicatat sebagai orang yang lalai. Barang siapa yang mengerjakannya empat rakaat, maka akan dicatat sebagai ahli ibadah. Barang siapa yang mengerjakannya enam rakaat, maka akan dicukupi kebutuhannya sepanjang hari. Barang siapa yang mengerjakannya delapan rakaat, maka Allah akan menuliskannya sebagai orang yang taat, dan barang siapa yang mengerjakannya dua belas rakaat, maka Allah akan membangun untuknya sebuah istana di surga."
coba cek ke shahihan Hadits yang digunakan? apakah Shahih?
semoga kita semua bisa mengerjakannya
dan Allah teguhkan kita sebagai Golongan orang yang menghendaki keuntungan Akhirat
Surah Hud ayat 6:
وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي ٱلْأَرْضِ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ رِزْقُهَا “Dan tidak ada satu makhluk melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang menjamin rezekinya...”
Al-quran adalah kalamullah : Sebagai Hudal
linnaas atau petunjuk bagi manusia.
Karena dalam Al-Qur'an.
berisi
petunjuk, tuntunan. kisah, Berita, hukum, ilmu,
jalan untuk mencapai
kebahagian di dunia dan di akhirat. dan masih banyak lagi
Pada kesempatan
ini, saya ingin mengungkapkan atau menyampaikan beberapa Hikmah
tolong di simak ya.
Seperti kita
pahami, pembuka dari Al Qur’an adalah
surah apa?
Al-Fatihah,
dalam surat Al Fatihah
Ada doa yang mustajab dan selalu kita baca minimal 17x dalam 1 hari, dan selalu kita amiini
permohonan Apa?
Yaitu permintaandi tunjuki jalan yang lurus. jalan keselamatan
Ihdinassirootol mustaqiim
Lalu surah penutup
tidak kalah pentingnya,
ada yang ingat?
surah An Nas
– manusia , iya manusia (kita)
ini adalah doa juga dan tentu saja Doa Mustajab juga
Dan ini adalah doa Pamungkasdalam Al Qur'an
Biasanya kalau pamungkas berarti apa?
Terakhir dan terhebat
dan perlu diingat bahwa doa muslim adalah senjata
surah
ini sangat penting sehingga di taruh di Akhir
Atau penutup
dari Al Qur’an
Saking dahsyat nya Sampai sampai diawali
Menggunakan 3 nama Besar Allah
Yang pertama
Aku berlindung kepada’
1-Rabb Manusia – Tuhannya Manusia
2-Malik atau - Raja Manusia
3-Ilah atau - sembahan manusia
Kkkenapa doa ini dibuat begitu kuat sampai menggunakan tiga nama Allah dalam berlindung?
Karena Jika di awal tadi dalam surah alfatihah kita minta agar di tunjuki Jalan yang lurus,
Kemudian Ujian
terbesar adalah Apa Bu? Pa?
Benar : Syaitan
Apakah syaitan
yang dimaksud seperti di TV, Pocong, genderuwo, Vampir, tuyul :
bukan , itu mah hanya
bangsa jin yang menjelma
Tetapi yang
dimaksud adalah syaitan yang bersembunyi, dan membisikan kejahatan kedalam dada manusia dari bangsa jin (yang di sebut qorin) dan syaitan dari bangsa manusiayang setan tersebut bisa merasuk dan mempengaruhi ke
dalam dada manusia
(bisa seperti profokator atau penyebar berita dusta, yang
menakut-nakuti dan sebagai nya)
Apa yang di
bisikan?
misalakan : yang bodoh dibisikan malas belajar, yang belajar, di bisiki agar tidak fokus belajar, yang sudah alim, di bisiki agar jumawa dan merasa dialah yang paling alim
kemana Pak
bisik-bisik nya?
bukan Ke kuping
tetapi Ke Dada
manusia
Sebenarnya jalan yang Lurus itu kita sudah di tunjukan dan sudah terang benderang.
terus
kalau sudah di tunjuki jalan, apakah cukup?
tidak cukup pak, kita harus jalan ke sana,
coba di sini ada yang bertanya
PAK, SAYA MAU KELUAR , dimana ya pintu keluarnya ??
lalu saya tunjuki, itu pintu keluar, dan sudah terlihat.
kalau yg tadi bertanya diam saja, atau tidak bergerak ke sana? apakah dia jadi keluar,
enggak, kita harus bergerak sendiri
Dan DISINILAH peran syatian
membisikan kepada manusia sehingga manusia menjadi
- Lupa
- mengabaikan
- tidak melihat nya
- waswas
- Asyik dengan dunia
atau ada yang sudah dekat ke pintu keluar malah malah kembali dan mundur
kenapa bisa terjadi
أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن يُتْرَكُوٓا۟
“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja)
أَن يَقُولُوٓا۟ ءَامَنَّا
mengatakan: “Kami telah beriman”,
وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ
sedang mereka tidak diuji lagi?”
(QS al-Ankabut: 2).
Karena di
surah yang tadi terakhir sayasebutkan
Bahwa syaitan, adalah UJIAN untuk manusia
jalan yang sudah terang benderang menjadi tertutupi seakan-akan gelap
jalan yang sudah terbuka lebar dan menyenangkan terasa tidak menyenangkan
jalan yang sudah terlihat , hilang dari pandangan atau jadi lupa
Jalan yang lurus seakan-akan mendaki dan terjal
dan Allah menjadikan Syaitan sebagai ujian apakah kita beriman
semoga kita semua yang hadir di sini selalu dalam bimbingan Allah
dan di jauhkan dari syaitan yang terkutuk
ingat Pak Bu, adik, abang-abang
manusia di berasal dari bumi, di ciptakan dari bahan dasar di bumi
tetapi manusia di ciptakan di surga, dan bumi ini adalah tempat ujian
apakah kita bisa mengikuti Jalan yang lurus kembali ke surga
ataukah kita lebih senang dan cinta di dunia sehingga melupakan akhirat ?
semoga semua yang hadir di sini selalu dalam bimbingan Allah dan kita bersama-sama bertemu kelak di surga
AmiinYRA
itu yang dapat saya sampaikan mohon maaf atas segala kesalahan
Allah menurunkan Al Qur'an pada bulan yang mulia yaitu bulan suci ramadhan
Ada dua tahap turunnya Al-Qur'an
yang pertama
turunnya adalah turun secara langsung dan turun secara lengkap atau secara keseluruhan isi Al Qur'an dari Lauhul Mahfudz ke Baitul Izzah atau Langit Dunia
Ada yang tau lauhul Mahfudz?
Kitab yang terpelihara
Disisi Allah
Yang berisi catatan. Segala sesuatu yang telah / sedang / akan terjadi Takdir dan itu bukti keilmuan Allah
Kapan turunnya ?
yaitu pada malam Lailatul Qadr
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ ١
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada Lailatulqadar
lalu tahap kedua
turunnya Al Qur'an pada tanggal 17 ramadhan (pada saat itu)
yang biasa kita sebut apa ? Nuzulul Quran
adalah turunnya al Qur'an melalui Malaikat Jibril yaitu ayat pertama di Gua Hiro
turun dari langit melalui malaikat Jibril dunia ke Nabi Muhammad SAW
di situllah awal Nabi Muhammad mendapatkan risalah kenabian pada umur 40 tahun
ada yang ingat Ayat apa (benar Iqro)
malikat jibril menyampaikan wahyu kepada Nabi Muhammad SAW secara berangsur selama 23 tahun
dari kedua peristiwa yang ajaib tadi
peristiwa yang istimewa tadi,
1. LailatulQodar
2. nuzulul Qur'an
See alah satu hikmah atau pelajaran yang saya ingin saya sampaikan di sini adalah
Bahwa Allah menurunkan Alqur'an di bulan ramadhan yang Allah Muliakan bulan itu,
dimana Allah ingin menyanjung bulan suci ramadhan
Allah ingin menunjukan bahwa bulan Ramadhan Adalah bulan yang mulia
dimana Firman Allah yaitu Alqur'an yang sebagai Hudal atau petunjuk bagi umat Manusia
di turunkan dalam bulan ramadhan
sehigga bulan Ramadhan kita bisa menyebutnya Bulan Al Qur-an
dan Al Qur'an adalah amanat yang mulia , mukjizat kenabian, yang sampai saat ini terjaga ke asliannya dan ke akuratannya
Sehingga kesimpulannya adalah
apapun yang bersentuhan dengan Al-Qur'an menjadi mulia
apapun yang didalamnya tertulis Al Qur-an akan menjadi mulia
apapun yang terdapat didalamnya Al Qur-an akan ikut menjadi mulia juga
karena
Al Qur'an adalah Kalamullah
Al Qur'an adalah Firman Allah
Al-Qur'an adalah ilmu Allah
dimana Allah memberikan langsung panduan hidup - dan Hukum-hukum Allah di abadikan dalam Al Quran yang kita biasa baca
disini saya memegang selembar kertas
Kertas ini pada dasarnya adalah kertas biasa,
hanya kertas polos, yang mungkin tidak akan ada yang peduli pada akertas ini
dan mungkin hampir tidak bernilai
tetapi misalkan kertas ini di tuliskan dengan tinta yang saya
tuliskan-ayat-ayat alquran
maka kertas ini sudah tidak menjadi kertas biasa lagi
Kertas ini sudah menjadi mulia
Jika saya kasih tantangan
saya ambil kertas
lalu saya tulis surah Al-fatihah gak usah panjang-panjang
lalu tidak sengaja terjatuh di di lantai .
ada disini yang berani nginjak dengan sengaja
ada yang berani?
Bapak kali berani ?
Gak ada kan?
begitu mulianya Al Qur'an
sampai apapun yang di sentuh menjadi mulia
Bila disini yang hafal 30 Juz
beliau penghapal AL Qur'an
maka derajatnya lebih tinggi dari kita dan mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi Allah dan di Akhirat
Dan
Disini imam kita ustad H Imam Mahdi hapalan nya banyak
Bacaan nya Fasih
Maka Beliau menjadi mulia dan menjadi imam kita
Sehingga manusia yang menjadi
penghapal Al Qur'an.
menjadi mulia nggak?
mau nggak jadi mulia?
Mau nggak Allah muliakan kita?
Mau nggak mulia dunia dan akhirat
siapa yang menjadi mulia karena bersentuhan atau ber interaksi dengan Al QUr'an
ada yang tau
benar
manusia mulia yaitu dan nabi Muhammad SAW
beliau manusia yang pertama di turunkan Al-Qur'an dan menjadi mulia dan semakin mulia dengan di turunkan kepada beliau
lantas apa yang menjadikan Rasulullah menjadi mulia
semoga menjawab : kepada pribadi yang imannya tergoncang (muslim)
الله
adalah sang Khaliq, Maha melihat dan maha penolong, Maha Tahu, Maha Bijaksana dan kebaikan-kebaikan yang lain, dan الله tahu kapan harus menolong Hamba-hambanya.
dan ingat الله telah menurunkan Petunjuk atau Guidance yaitu Al-Qur'an dan Rasulullah SAW yang mencontohkan atau mempraktekan bagaimana cara menyembah الله , bagaimana cara hidup di dunia ini yang sesuai dengan perintah الله ,
dari masalah kecil hingga masalah besar, dari buaian hingga masuk keliang lahat.
sangat banyak sekali pertolongan-Nya kepada hamba-Nya di dunia ini, yang sayangnya dilupakan oleh manusia,
dan sayangnya kadang manusia berkaca pada dirinya sendiri dan merasa lebih tau lebih ber ilmu dan lebih baik dari لله sampai mendikte الله, sampai memaksa الله dalam do'a, sampai menyalahkan الله dan ingat ini adalah termasuk dosa besar, karena tidak beriman kepada Takdir Allah, ingat ...
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 216).
Ingat takdir الله pasti baik,
bila الله tidak menolong kita, tidak mau menjawab doa kita, tidak menjawab tangisan hamba-Nya,
maka kita harus intropeksi sendiri, kenapa الله tidak mau menolong hamba-Nya?
bisa jadi kita sangat jauh dari الله bahkan الله sudah tidak ada di dada kita lagi, karena kita tidak pernah mengingatnya , enggan menyembahnya , meragukan-Nya seandainya beribadah pun, mungkin bukan karena mencintai Allah, tapi niat nya adalah dunia, bisa jadi kita hanya ingat الله disaat kita sempit. dan lupa saat senang
maka, bisa jadi musibah adalah untuk menggugurkan dosa-dosa nya, (bila manusia ridho dengan segala keputusan-Nya)
bisa jadi semua musibah adalah peringatan untuk si hamba agar dia kembali kejalan yang lurus, agar dia tidak menjadi sombong dan angkuh, agar manusia sadar bahwa dia adalah mahluk yang lemah. musibah akan mengingatkan bahwa dia adalah ciptaan Nya,
sehingga banyak sekali musibah yang datang bertubi-tubi, seakan-akan alaram yang berdering berkali-kali mengingatkan kita terus , karena kita tidak pernah sadar-sadar, akan peringatan الله tersebut
bisa jadi الله akan mengganti atau menjawab Do'a kita dengan yang lebih baik, yaitu Surga. Aamiin YRA
atau bahkan
bisa jadi musibah adalah azab bagi manusia, karena dosa-dosanya
“Dan sungguh akan Kami berikan ujian kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]:155)
seandainya manusia yang di berikan kesusahan hidup, melihat ke bawah, misalkan di afrika yang terjadi konflik, anak-anak yang kelaparan, maka mereka seharusnya lebih bersyukur
ask : apakah dia sangat menikmati pertunjukan dari karakter yang Dia buat sendiri??
ingatlah bahwa karakter-karakter terbentuk karena keinginan manusia itu sendiri dan Allah mengizinkannya..
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah wasilah yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.” (QS. Al-Maidah [5]:35)
Ternyata manusia banyak yang ingkar, penduduk negri banyak yang mendustakan Ayat Allah
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (QS. Al-A’raf : 96)
bagaimana dengan anak kecil yang tidak berdosa yang mati kelaparan, ada yang di bunuh, diperkosa di perbudak dll.
ingat: penderitaan si Anak belum mukallaf(siap menerima pembebanan suatu kewajiban)yang tidak berdosa hanya sampai situ, seandainya orang tuanya tidak beriman, dan dia mati maka Surga adalah tempat bagi mereka.
dan seandainya mereka sudah baligh dan tetap ingkar kepada الله , maka itu adalah pilihannya.
وَلَا يَظْلِمُ رَبُّكَ أَحَدًا
“Dan Rabbmu tidak akan pernah menzalimi siapapun juga.” (QS. Al-Kahfi[18]: 49)
dan kewajiban si mampu adalah untuk menolong si miskin
baik dengan Infak, Bersedekah, berzakat, dll
Wallahualam bishawab
___________
bila konsep nya penanya adalah non islam
maka, jawabannya lebih mudah kepada tuhan yang mana dia berdoa dan mengadu, kepada Tuhan sebenarnya yaitu الله atau tuhan yang diciptakan manusia?
إِنَّ
الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا,
sesungguhnya kebatilan pasti akan sirna.
Sodara, untuk
memahami ayat ini, jangan hanya mengambil penggalan akhir,
jangan hanya mengambil
إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا, sesungguhnya kebatilan akan sirna.
Sehingga dijadikan
alasan untuk sebagian orang untuk tidak berjuang saudara..
اتقوا الله… takutlah kepada Allah،
jangan sembarangan
untuk memutar balikan ayat
Ayat ini tidak
boleh dijadikan alasan untuk Duduk berpangkutangan.
membiarkan
kebatilan meraja lela dihadapan kita,
Haram
Tapi Bacalah secara
utuh .
Allah menyatakan
“وَقُلْ
جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ,
جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ,
جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ,
Datang yang Haq,
Sirnayang batil
Datang yang Haq,
lenyap yang batil
Datang yang Haq,
Hilangyang batil
ARTINYA
Sirna nya
kebatilan,
Lenyapnya
Kebatilan,
Hilangnya Kebatilan
Di ikat, Disyaratkan
dengan datangnya yang Haq, saudara
Jadi Jika yang hak
tidak pernah di suarakan,
Yang haq tidak
pernah di tegakan
Yang hak tidak
pernah diperjuangkan
Yang hak tidak
pernah dilaksanakan
Mimpi di siang bolong kalau yang batil akan sirna dari depan kita saudara
Takbir
Dulu ada seorang namrud
datang dengan kebatilan
Kemudian Allah utus
manusia yang mulia
Yang dicintai oleh Allah
membawa yang haq untuk melawan kebatilan Namrud, Dialah Ibrahim AS
Terjadi pegumulan antara yang haq dan yang
batil dan sesuai dengan yang sudah menjadi Janji Allah
Dimana yang haq
sudah datang, kebatilan akan sirna.
Lalu masa itu
berlalu
Kemudian datang
lagi Manusia durjana, yang
sombong dan merasa perkasa, memiliki harta dan pasukan bala tentara yang begitu banyak akhirnya dia mengaku
sebagai Tuhan saudara,
Lalu Allah mengutus
rasulnya untuk mendatangkan yang haq
dan melawan kebatilan tersebut
Siapa yang batil?Fir’aun
Siapa yang haq?Musa AS
Lalu terjadi pertempuran antara keduanya.
Sodaqollahu azim,
maha benar allah dengan
segala janjinya
Kalau yang haq dan yang batil sudah berhadapan, pasti yang
batil akan sirna
Kemudian datanglah
masa nabi kita SayidunaMuhammad SAW.
Nabi membawa yang
haq
Mengapa?, karena pada saat
itu
masyarakat Jahiliah
melakukan keaneka ragaman kebejatan moral, Judi, Zina, mengubur bayi
hidup-hidup , kemusrikan , kejahatan ,kedurjanaan
Semua kebatilan ada
di jaman Jahiliah saudara,
Rasulullah membawa
yang haq, terjadi pergumulan
antara yang Haq dan yang batil
Dan akhirnya Allah
memenangkan yang Haq dan menghancurkan kebatilan kafirQuraish
Alhamdulillah
Kenapa saya
sampaikan ini saudara?
Artinya sudah
merupakan sunnatullah,
Jika ingin
menjadikan yang batil itu sirna,
Yang haq harus kita tegakan,
yang haq harus kita perjuangkan
Jangan mimpi.….
duduk gak mau berjuang dan lalu menyatakan yang batil
akan sirna begitu saja
Omong kosong.
Akhirnya
Saya yakin kita semua
yang hadir disini ikut PKD
Demi membuka jalan
untuk dapat menyampaikan yang Haq dan untuk melawan yang batil
Insya Allah
Ingat kewajiban
kita berjuang bukan menang
saudara
Intinya
Jalankan saja perjuangan
Soal menang atau kalah urusan Allah
Jadi kemenangan itu
adalah
Minhatul Ilahiah..
Anugrah illahi
saudara
Manakala kita sudah
berjauang
Sudah
menjalankankewajiban
Dengan ikhlas
karena allah
Gak usah khawatir,
kemenangan akan menjemput kita saudara
Kenapa, karena Allah
sudah berjanji dalam ayat yang lain