"Bakat itu adalah 1% ilham ditambah 99% kerja keras." Ini adalah kata-kata yang diucapkan oleh Thomas Alva Edison ketika orang-orang bertanya apakah dia merupakan orang yang berbakat.
2. Muqodimah, Hamdalah, sholawat,
3. Doa Nabi Musa
4. Pembacaan Ayat Al-qur'an / hadits atau ke duanya
5. Penghormatan (ihtirom) -
6. Materi
7. Permohonan Maaf dan terimakasih
8. Salam penutup
2. Tenggorokan - Suara akan datar, cocok untuk awal pidato atau pembukaan, penghormatan
3. Perut - Digunakan untuk Nada tinggi, atau penekanan-penekanan (Stressing) kata yang akan di ucapkan
2. Cara Nafas Perut adalah dengan menarik Nafas Dan Perut menjadi Keras atau penuh,
3. Nafas Tenggorokan adalah pernafasan umum / sehari-hari
2. Masuk ke Lokasi dengan waktu yang cukup untuk istirahat dan menenangkan diri
3. Masuklah dari sebelah kiri, bila di lihat dari pendengar, untuk
4. Berdirilah dengan mantap tapi rileks, jika masih gugup maka kaki kanan atau kiri agak dimajukan sedikit (2 s/d 5 jari)
5. bila Mic di Pegang, maka Pegang Mic dengan nyaman, dan tidak menyentuh Bibir (1 s/d 2 jari) dan mic tidak banyak menghalangi wajah kita, bila suara kurang mantap bisa lebih didekatkan sesuai dengan penekanan-penekanan (posisi berubah-ubah)
6. Jika Mic ada Pemegangnya jangan di pegang, cukup diatur tinggi nya saja di awal.
7. Tunggu beberapa saat hingga pendengar sudah siap akan penyebutan salam kita
8. Ucapkan salam (cukup sekali) bila sedikit yang menjawab, tidak perlu meminta pendengar menjawab salam
9. Bacakan Hamdalah , dan ayat atau hadits dengan Fasih, karena kefasihan bacaan bisa di buat untuk mengukur keilmuan penceramah.
10. Untuk Ihtirom atau penghormatan, dapat meminta kepada MC daftar yang diperlukan disebutkan
11. lalu sampaikan Materi dengan Retorika (menarik, interaktif dll) akan di bahas selanjutnaya
12. Bila ada ayat yang dibaca harus Fasih, jika tidak fasih sebaiknya menggunakan text, atau terjemahan saja. (ayat sesuai Tema/tematik)




